Payahkumbuh, TARGETINDO.Com – Prasarana jalan merupakan fasilitas umum yang sangat penting dalam kehidupan warga negara, seperti sarana kelancaran tranportasi dan peningkatan prekonomian, kemajuan pendidikan dan kesehatan masyarakat. Maka dalam hal itulah masyarakat memberikan sebagian hasil jerih payahnya yang di dapat lewat kucuran air keringatnya untuk dan demi membayar pajak setiap tahun. Tentunya dengan harapan agar terus adanya peningkatan pembangunan dari segi fasilitas umum. Seperti salah satunya prasarana jalan.
Namun sangatlah disayangkan dengan apa yang terjadi di sebagian jalan Propinsi Sumbar, tepatnya di Kabupaten Tanah Datar. Mulai dari Nagari Rao – Rao sampai ke Simpang Piladang atau perbatasan antara Kabupaten Lima Puluh Kota dengan Payakumbuh. Disini jalanya terlihat bagaikan seperti Objek Wisata Uji Nyali bagi pengendara yang melewati jalan tersebut.

Salah seorang warga di Kenagarian Tabek Patah, Kecamatan Salimpauang Kabupaten Tanah Datar yang akrab disapa Datuk Naro, Kamis (19/01/2024) dengan kecewa menyampaikan bahwa pohon pisang yang di taman warga di tengah jalan itu merupakan bentuk kekecewaan mereka.
“Pohon pisang ditanam di depan kantor Camat Salimpauang tersebut selain bentuk kekecewaan warga juga dilakukan untuk menjaga keselamatan warga yang melintasinya, supaya berhati – hati melewati jalan berlobang yang cukup banyak disepanjang jalan ini”, ungkapnya.

Ditambahkan Datuk Naro, semenjak jalan tersebut berlobang yang cukup parah menjadikan banyaknya korban berjatuhan. Meski belum ada nyawa yang melayang, namun mengakibatkan kerusakan pada berbagai kendaraan silih berganti.
Sebelumnya pada minggu lalu Camat Tanjung Baru saat dimintai tanggapannya terkait jalan yang disebut masyarakat seribu Lobang tersebut menyampaikan bahwa dirinya sangat prihatin dengan kondisi jalan yang sudah sangat tersebut.
“Saya memang sangat prihatin dengan kondisi jalan seperti ini, sehingga setiap ada pertemuan dengan kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar, selalu saya sampaikan akan kondisi kerusakan jalan parahnya”, sebut Riky.
“Saya bersama Bapimda dan masyarakat Kecamatan Tanjung Baru akan melakukan Goro (gotong royong) secara masal di sepanjang jalan Propinsi di Nagari Tanjung Alam dalam waktu dekat ini” ungkapnya lagi.
Dilain kesempatan saat Target Indo mencoba hubungi Kadis PUPR Propinsi, Era Sukma lewat selulernya maupun via SMS, namun sayangnya yang bersangkutan tidak pernah memberi jawaban. Meski HP Selulernya aktif namun tetap saja tidak direspon.
Akan tetapi melalui salah seorang staf UPTD PUPR Propinsi Wilayah Kabupaten Tanah Datar dan Kab 50 Kota bernama Wakijo saat dikonfirmasi, dirinya menyebutkan bahwa ia tentu harus menunggu perintah dari atasan.

“Saya tentu menunggu perintah dari atasan dulu dan saya tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak, lebih baik bapak datang saja ke kantor UPTD PUPR jalan Benteng Payakumbuh”, ungkapnya.
Kepada awak media ini, salah seorang warga Tanjung Alam bernama Zaini berharapan bahwa kalau benar ada dana perawatan dan pemiliharaan yang telah dianggarkan setiap tahun oleh negara, seperti dana pemeliharaan untuk pemotongan rumput atau membersihkan semak semak dan saluran air serta penutup lobang aspal yang terkelupas serta lainnya yang ada di sepanjang jalan Propinsi ini agar dapat digunakan untuk perbaikan jalan yang rusak ini. (Anton Caniago).


