Sijunjung, TARGETINDO.Com – Sebanyak tujuh pejabat — Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dilingkungan Pemkab Sijunjung, Sumatera Barat, kembali dikukuhkan Bupati Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si, untuk kembali menjabat pada jabatan yang dipegang dan diemban mereka.
Pengukuhan itu dikabari karena hasil evaluasi lima tahun kerja, ternyata ketujuh pejabat itu dinilai berkinerja bagus dan cakep serta berdidikasi penuh tanggungjawab.
Mereka yang dinilai berkinerja bagus dan cakep itu, terdapat nama Drs. Endi Nasir (Kepala BKAD), dr. Edwin Suprayogi, M.Kes (Asisten 3), Febrizal Ansori, SH,M.Si (Kadis Dukcapil), Jaheri, M.Si (Kadis PM PTSP), Ir. Yulizar,MP (Kadis Dagperinkop), Afrineldi,SH (Kadis Parpora) dan Yofritas,SE (Kadis Sosial).
Beda halnya dengan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes), drg Ezwandra, ia harus rela meletakan jabatannya dan ia dicopot sebagai Kadis Kesehatan Sijunjung.
Diduga, pencopotan Ezwandra sebagai Kadis Kesehatan terkait banyak kegagalan dalam tubuh kesehatan yang tak kunjung tuntas. Misalnya saja, masalah pembangunan Rumah Sakit Umum Pratama Kamangbaru dan RSUD Sijunjung yang tak kunjung selesai.
Meski begitu, Ezwandra masih dipercaya dan diberi jabatan sebagai staf ahli menggantikan Drs. H. Syukri yang sudah pensiun.
“Itu sudah pilihan tepat dilakukan bupati dalam melakukan mutasi dan rotasi dan penyegaran. Lagi pula, Ezwandra itukan sudah cukup lama di Dinkes, wajarlah ada penyegaran dan evaluasi oleh “boz”nya (bupati-red),”kata Ketua Forum Kabupaten Sijunjung Sehat, Fajar Septrian,SE.
Hal yang sama juga disanpaikan Ketua Forum Pelayanan Publik (F.Yanlik), Saptarius, ia malah mengapresiasi mutasi dan rotasi yang dilakukan bupati tersebut.
“Dengan adanya mutasi, rotasi itu, apa yang jadi tandatanya publik selama ini– bupati diduga terkesan ragu-ragu untuk merombak kabinetnya sudah terjawab. Itu langkah tepat dilakukan bupati, jadi, bila memang ada pejabat yang becus dan tak berkinerja sebaiknya memang diganti, “tegas Pemred Jurnalsumbar.Com itu.
“Diharapkan, jika bupati mengganti pimpinan OPDnya, sebaiknya cari pejabat yang paham akan kerjanya dan orang yang loyal pada atasan dan jangan asal ganti dan main comot saja,”tambah sumber lainnya.
Tak hanya itu, Bupati Benny juga melantik dua orang pejabat esselon 3, yakni camat Koto VII Elko Febri Marola,S.STP menjabat sebagai Irban Wilayah 3 di Inspektorat dan penggantinya Veri Satria, SE,MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Penegakan Perda di Dinas Satpol PP dan Damkar.
Selain itu, Bupati Benny juga melantik sebanyak 8 pejabat esselon IV. Lengkap lihat tabel dibawa ini. Dan dikalangan Dinas Pendidikan dan Kebudayan, bupati juga melantik sebanyak 35 kepala sekolah SD/SMP. Lengkapnya lihat tabel dibawa ini.
Bupati juga berpesan untuk membangun koordinasi, komunikasi, dan kerja sama efektif secara berjenjang. Baik dengan pimpinan ataupun atasan, sehingga tugas-tugas yang telah dipercayakan dapat dilaksanakan dengan baik.
Usai melantik dan mengukuhkan para pejabat dilingkup Pemkab Sijunjungnitu, Bupati Benny berharap agar meningkatkan kinerja dan terus melakukan inovasi supaya seluruh tugas dan amanah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai peraturan perundang-undagan yang berlaku.
“Saya tidak akan ragu, bila kinerja tidak baik, maka akan diturunkan dari jabatan tersebut. Karena kinerja yang tidak baik akan menghambat jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Sijunjung,” ujar Bupati yang juga mantan birokrasi itu.
Bupati juga berharap, pejabat yang dilantik dan telah dikukuhkan untuk melaksanakan seluruh tugas dengan sebaik-baiknya. Serta meningkatkan loyalitas dan dedikasi terhadap Kabupaten Sijunjung. (**).


