Sijunjung, TARGRTINDO.Com – Pekerjaan jalan Regit Beton yang salah satunya berada di Padang Laweh, Jorong Lubuk Kapiyek Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, kembali menjadi sorotan masyarakat setempat. Dimana pada pemberitaan media ini di minggu lalu, bahwa dari hasil investigasi TIM, ditemukan berbagai kejanggalan dalam pengerjaannya.
Demi mendalami investigasi TIM, maka untuk kesekian kalinya Target Indo kembali menelusuri pekerjaan Regit Beton di 8 titik lokasi seperti yang diterangkan oleh Konsultan Pengawas. Dimana sebelumnya, Konsultan Pengawas bernama Randi lewat via seluler menyebutkan bahwa Plang Proyek dipasang di lokasi lain karena pekerjaan Regit Beton dalam 1 paket sebanyak 8 ruas atau 8 titik lokasi.

Akan tetapi untuk disepanjang jalan Jorong Lubuk Kapiyek, Target Indo tidak menemukan Plank Proyek sesuai yang disampaikan Konsultan Pengawas bernama Randi tersebut, yang telah diterbitkan pada pemberitaan sebelumnya.
Tidak cukup sampai disitu, dari Simpang Bajar Tengah Batang Kariang sampai ke Jorong Lubuk Kapiyek, juga tidak ditemukan papan plank Proyek. Artinya, apakah pekerjaan regit beton ini dikerjakan oleh Kontraktor Siluman?.
Dilokasi Proyek Regit Beton yakni di Jorong Lubuk Kapiyek Kecamatan Kamang Baru, TIM mencoba lakukan konfirmasi kepada salah seorang pekerja yang berharap agar tidak disebutkan namanya. Hal itu ia harapkan dikarenakan dirinya takut kena pecat.

Pada kesempatan itu, Pekerja ini mengatakan, kami bersama teman lainnya sedang menggunakan alat berat eskavator untuk membuka bidang jalan yang akan di cor Redimix.
“Kita akan lakukan pengecoran sebanyak 700 kubik atau sekitar 300 meter”, ungkapnya.
Selanjutnya, salah seorang warga menyebutkan bahwa ada 4 perkerjaan pembangunan jembatan beton pabrikasi di lokasi tersebut. Hanya saja baru satu yang sudah selesai, itupun terkesan dikerjakan dengan asal – asalan atau asal jadi saja.
“Pekerjaan asa-asalan itu terlihat pada pondasi samping jembatan ini. Artinya, bagaimana nantinya dampak kedepan akan perkerjaan seperti ini. Sedangkan pada lokasi 3 jembatan lainnya belum di kerjakan, hanya terlihat box dan tumpukan pasir saja”, ungkapnya sembari menunjuk jembatan tersebut.
Ditempat berbeda yang tidak jauh dari sebelumnya, warga lainnya disebuah warung juga ikut mengomentari pekerjaan regit beton alias proyek siluman tersebut.
“Sebagai masyarakat kami sangat berharap supaya jalan ini cepat selesai. Namun hingga sekarang pekerjaan itu masih jauh dari harapan. Selain pekerjaannya asal asalan, juga terlihat tidak sesuai standar seperti yang bapak wartawan lihat ini, padahal sudah berlangsung selama 2 bulan lebih”, paparnya yang juga sembari menunjuk proyek yang di anggap siluman tersebut.
Untuk mendapatkan pemberitaan media Target Indo secara lebih kongkrit dan berimbang, awak media ini coba lakukan konfirmasi dengan menghubungi Kadis PUPR Kabupaten Sijunjung via selulernya. Dikatakan Sahriwan bahwa dirinya sedang berada di Makasar.
“Maaf Pak (sanak) saya lagi berada di Makasar, lebih baik tanyakan saja sama Kabid Bina Marga karena ia lebih bisa menjelaskannya secara detail”, sebut Sahriwan sembari mematikan selulernya, (Anton Chaniago/TIM).


