Sijunjung, TARGETINDO.Com – Dinas Kesehatan (Dinkes) mustinya melakukan pengawasan dan perawatan terhadap aset negara yang dimilikinya. Misalnya seperti aset kendaraan roda empat dinas, atau mobil ambulance yang ada di Puskesmas serta lainnya. Setidaknya, dilakukan pengecekan secara berkala demi terjaganya aset negara dengan baik.
Sayangnya, Dinkes Kabupaten Sijunjung disinyalir tidak melakukan pemeriksaan atau pengecekan pada kendaraan, seperti Ambulance yang ada di beberapa Puskesmas di Kabipaten Sijunjung.

Dari hasil investigasi Target Indo pada beberapa Puskesmas yang ada di Sungai Lansek dan Kamang Baru. Terlihat kendaraan mobil Ambulance tidak layak lagi dipergunakan alias alami rusak dengan waktu yang sudah lama. Sepertinya mobil ambulance ini terkesan dibiarkan begitu saja, sehingga menjadi tempat bersarangnya nyamuk dan tikus. Padahal masyarakat mengetahui bahwa dana atau anggaran perawatan mobil Ambulance tentulah ada yang di anggarkan oleh Pemda.
Menyikapi adanya beberapa unit mobil ambulance yang terkesan tidak lagi dimanfaatkan di Puskesmas Sungai Lansek dan Kamang Baru, awak media ini coba lakukan konfirmasi ke Dinas Kesehatan Sijunjung melalui Kadis, Ezwandra. Sayangnya yang bersangkutan tidak berada di kantornya. Dan melalui seorang pegawainya menyampaikan bahwa Kadis sedang lagi dinas luar.
“Bapak Kadis sedang lagi dinas luar Pak”, ungkapnya kepada Awak media ini, Senin (29/01/24).
Saat coba dihubungi lewat selulernya, meski dihubungi secara berulang, sayangnya Ezwandra tidak merespon meskipun selulernya dalam kondisi aktif. Melalui pesan WhatSapp, awak media ini coba minta No HP Kepala Puskesmas Sungai Lansek, alahamdulillah Kadis ini meresponnya.
Selang berapa saat, Kepala Puskesmas Nagari Sungai Lansek bernama Dr Sri Dewi Sartika, melalui via Selularnya menerangkan bahwa mobil Ambulance di Puskesmasnya ada 3 Unit.
“Di Puskesmas ini, kami memiliki 3 unit ambulance, yang mana satu unit ambulance sudah lama alias rusak dan belum sempat diperbaiki. Sedangkan untuk satu unit merek KIA, baru selesai ganti ban mobil karena kami punya dana perbaikannya pak”, ungkap Sri Dewi Sartika sembari mengakhiri keterangannya, Senin (29/01/2024).
Menurut seorang Tokoh masyarakat Sungai Lansek yang akrab disapa Datuk berharap agar mobil ambulance yang rusak tersebut untuk dapat segera diperbaiki agar jangan menjadi besi tua, yang mengakibatkan tikus bersarang di ambulance tersebut.
“Seandainya mobil tersebut tetap baik, tentu dapat dipergunakan untuk kepentingan masyarakat khususnya masyarakat Nagari Sungai Lansek. Terutama bagi warga yang alami sakit parah yang mengharuskan untuk cepat dibawa ke rumah sakit lain seperti RSUD Tanah Badantung.
Datuk ini juga berharap agar pemeriksaan mobil ambulance tersebut dapat dilakukan untuk mengecek kondiri fisik dan mesin kendaraan secara berkala. Kalau ada yang rusak bisa segera dibawa ke bengkel untuk diperbaiki sehingga sewaktu-waktu jika dibutuhkan sudah tersedia dalam kondisi baik. (Anton Caniago).


